Friday, 14 June 2013

Lombok: Mimpi Buruk atau Jawaban Doa dari Tuhan?

     Ini adalah kali ke sekian bukti betapa Tuhan ku,Allah SWT, yang mendengar dan mengabulkan doa-doa dan permintaan-permintaan ku dalam setiap ritual peribadatan di mana gue merendahkan diriku serendah-rendahnya di hadapan-Nya.Terimakasih Ya Rabb, terimakasih.
    Kisah ini diawali oleh adanya ke-vakum-an agenda harian ku 'disetiap kali' liburan menjelang semester baru. Kenapa 'di setiap kali'?, berikut kisah ini terjadi dan berlalu serta mengerak dalam memori ku secara kuat. (Gue bahagia menceritakan ini, karna gue tahu, ini hadiah dari kekuatan doa yang aku panjatkan kepada-Mu Ya Rabb).

    Suatu hari dalam perbincangan ringan diantara anggota sebuah geng 'rempong' dari sebuah kelas teknik tahun 2011 lalu -harus diketahui para anggotanya kini tersebar dari ujung barat sampai timur Indonesia- ada sebuah rencana besar yang disepakati bersama dan sekali lagi gue garis bawahi: Sebuah Rencana BESAR. Rencana yang disepakati itu didapat sebagai obat panawar dari gejala kepenatan dan kejenuhan yang kian hari kian menumpuk padat -bayangkan saja, karna gejala itu bisa berkembang menjadi penyakit beneran yang mematikan, hahaha seriously- Singkat cerita, seiring berjalannya waktu,rencana besar itu sampai detik ini belum bisa terealisasi. Setidaknya ada dua faktor yang mendasar, pertama, schedule rencana tersedia tapi kondisi dompet kering kerontang dan kedua, dompet berisi sampe ngga bisa dilipat tapi justru waktu belum luang sama sekali. Nah, at the end rencana besar melepas penat itu melumut selama setahun lebih-tak terbayang betapa suburnya lumut yang gue maksud-.

    Dan sebuah konsekuensi pun kami tanggung bareng-bareng. Demi mendapat nilai kelulusan tahun 2013 ini, para anggota geng mau tidak mau harus mengikuti program sekolah yang dari dulu-dulu telah diterapkan, yakni, PKL atau magang. Kelas teknik kami punya spec yang beda ketimbang jurusan lain, terutama karena menghendaki anak-anak didiknya bermigrasi tidak hanya di luar kota tapi bahkan ke luar pulau untuk mencicipi indahnya hidup sebagai orang asing. Semakin hilangnya atensi untuk mewujudkan rencana besar itu, kemungkinan orang-orangnya kini telah merasakan kenikmatan di luar sana, tentu karena industri menginginkan mereka untuk melanjutkan hingga hari wisuda memulangkampungkan ke tanah halaman.

    Tak begitu, dengan apa yang gue alami. Gue adalah korban dari gejolak dan fluktuasi dunia industri tambang. STOPPPP!!! (nyesek...) Sebelum kawan-kawan bertolak ke tanah asing masing-masing, gue mengguman begitu lama tentang nasib karir dan pendidikan ku selanjutnya sebelum wisuda. Hari-hari akan bergerak begitu lamban nampaknya, dan menunggu tanpa punya kesibukan sampai tanggal wisuda itu sungguh memalukan. AKU HARUS PERGI...HARUS. Tapi kemana? Dan dalam hitungan hari, kawan-kawan yang masih mengikat diri dengan tanah asing segera bergegas sesuai jadwal terbangnya masing-masing. Tersisa gue sendiri dari ke sekian anggota geng (plus korban-korban senasib dengan diriku).
  
    Ternyata, masih ada semangat merantau dalam jiwa ku, begitu kuat merekat. Sehingga sebulan lebih di rumah dengan segala kondisinya, membuat gue bagai terpenjara. Aku ingin bebas, sebebas bebasnya. Tak lupa kuselipkan doa-doa agar Yang Maha Kuasa memberikan petunjuk dan jalan yang mudah kedepannya. Parah bukan kepalang, dalam masa 'kurungan'ku di dalam rumah selama itu, begitu terasa uang terkuras dalam-dalam hanya untuk membiayai nafsu kelayapan anak muda seperti diriku. KArena gue dan seorang temen -termasuk dalam korban magang yg juga luntang-lantung di rumah- tak jarang bikin acara geje keluar rumah berduaan saja (jangan berpikiran aneh-aneh ya, acara maen ini di siang hari bolong tanpa menginap, hehe). Acara geje itu bener-bener geje yang dalam bahasa Jawa ditulis'geje sakpole'. Pernah suatu saat, sekedar ingin berkunjung ke Solo pagi-pagi banget kami sudah menunggu kereta dengan beberapa calon penumpang saja. Bodohnya, tanpa tahu tujuan yang pasti, asalkan Solo kami jalan. wkwkwk...

Berikut ini foto-foto sebagai bukti kebenaran acara jalan-jalan ke Solo kami:



baru nunggu kereta, dan masih sepiiiih

 
 sampai di mana gue??? tengah sibuk potret-potret, meski ngga ngerti baru dimana *parah*

poto bareng kanjeng Romo sama kanjeng Ratu, papa sama mama tiriku, wkwkwk

 jangan lupa duduk di teras rumah ortu sendiri, soalnya jarang ke rumah, kangen banget sambil poto kayaknya lebih nyenengin, ckckck *ngg tau diri*

 gue heran, apa gerangan motif ku berpose demikian? -gag kuat ngeliat *tutup muka*-

klewer, klewer, klewer...cuman numpang lewat aja bang.

cowok boleh perawatan juga kok. like buat mbak-mbaknya yang ngebet banget dan terimakasih udah narik tangan kami secara paksa. banget banget deh... wkwkwk

-POTO LAIN, kapan-kapan aja ya-

    Tuhan begitu baik kepadaku. Tak ingin berlama-lama lagi hidup dalam kurungan tanpa hasil karya,kucoba mem-BBM seorang bos untuk bertanya tentang lowongan magang. Kala itu, BBM telah berstatus delivered namun belum di-read oleh empunya bahkan sampai hari-hari setelah pengiriman pesan. Entah berkah dari mana -baca, berkah dari Allah SWT- ada sms masuk dari orang bernama Gogon, seorang teman se-jurusan tapi beda kelas, memberikan info tentang lowongan magang ke suatu daerah yang aku selalu idam-idamkan dari dulu: LOMBOK. WOW, Oh My God....(jingrak jingkrak, lompat lompat, serangan ayan datang seketika, wkwkwk). Sontak gue kegirangan bukan main. "Woy, akhirnya aku bisa ke Lombok. Lombooook I m coming" (bayangkan, gue menjerit-jerit kesenangan). Gue putuskan untuk "yes" tanda berminat dengan lowongan tadi, tak lupa info ini ku-foreward ke teman akrab yang suka main bareng dengan ku. Setelah, bla...bla..bla. hari itu langsung cuss ke kantor di Boyolali. Di sana, gue bertiga bertemu sama si owner dan orang-orang jebolan dari Bojonegoro dan Ciamis. Pertemuan itu singkat, kami disuguhi gambaran pekerjaan serta hal-hal lain yang terkait sebagai bentuk transparansi termasuk honor dan masa pemagangan kami nantinya.

    Hari keberangkatan telah tiba. Begitu garang matahari terasa memanggang kulitku. Setiba di kantor perusahaan, kami harus menunggu lumayan lama jam keberangkatan dari salah satu agen bus di Solo sebut saja Safari Dharma Raya. Sementara hujan begitu deras mengguyur kawasan itu dan awet hingga jam keberangkatan sekitar 18.00 WIB. Bus memulai perjalanan panjang ke Mataram, Lombok. Dua jam setelahnya, bus berhenti di rumah makan Safari di Nganjuk lalu melanjutkan perjalanan ke timur. Pagi-pagi sekali, gue terbangun dan bus sedang melewati kawasan Hutan lindung di ujung timur Jatim. Pengalaman pertama untuk berlayar diatas kapal ferry akan segera di mulai. Penyeberangan dari Ketapang ke Pelabuhan Gili manuk kurang lebih 20 menit saja. Dilanjutkan perjalanan darat menyibak pulau dewata yang bersih dan masih asri. HAri beranjank siang, bus berhenti untuk ke dua kalinya untuk makan siang. Hingga akhirnya pelayaran yang sesungguhnya akan bnar-benar terjadi, yaitu dari pelabuhan padang bay ke pelabuhan lembar lombok. kami terapung di air selama 5 jam, terobang ambing sampai bikin mual ngga karuan. akhirnya, jam 19.00 WITA kami tiba di LOmbok, dan masih harus melanjutkan ke terminal Bus di Mataram. Sesampainya di terminal yang dituju, kami diturunkan di pos security terminal, disambut hangat oleh seorang lelaki yang tubuhnya tegap berisi dengan perlengkapan persenjataan aparat keamanan. Di situ, kami sejenak beristirahat, MCK, sambil menunggu mobil yang akan mengangkut kami ke lokasi kerja, Pandanduri, Lombok Timur. hampir memotong Lombok sampai ke ujung timur pulau. Perjalanan ke Pandanduri sangat menantang terutama jalan masuk yang masih jelek setengah mati, membuat penumpang mobil terkoyak-koyak mengikuti alunan jalannya mobil. dan yang harus diketahui, jalur itu harus dilalui sepanjang 7 km. Shiiit man. Alhasil, perjuangan mencapai lokasi tujuan berhasil sudah. Setelah mendapat ijin dari petugas keamanan projek, mobil segera dipacu untuk merangkak tanjakan maut untuk pertama kalinya...(tanjakan sekitar 50 derajat yang ketika hampir mencapai puncak berbelok arah) hahahaha, dan mobil yang saya tumpangi, Kijang tua renta, akhirnya macet setelah menggapai puncak tanjakan. Lumayan lama meratapi nasib Kijang malang itu, dengan perasaan serba ngeluh, capek, lapar, ngantuk. ahhhhh,...  Singkatnya, kami telah mencapai camp yang bakal menjadi mess bagi kami... camp? serious???? Oh my Ghost, seluruh tubuh rasanya luruh dan down seketika. Hello, camp? kamu tahu, sekarang tahun 2013, woyyyyy.


............ (pikiran ku buntu mengingat ini)
   
ini juga.

CERMATI DENGAN SEKSAMA

to be continued.

Wednesday, 5 June 2013

Manfaatkan Hari Ini!!!

Berikut ini note yang pernah gue tulis di facebook dan kali ini aku post lagi di blog ini. Cukup untuk menggebrak dirimu secara baik-baik...hehehe. Read on!

"Ada dua hari di setiap minggu yang tak perlu dirisaukan. Justru sebaiknya dibebaskan dari kekhawatiran dan keprihatinan. Salah satu di antaranya adalah kemarin, plus segala sesuatu yang sudah menjadi “miliknya”, seperti kesalahan maupun perhatian, cinta kasih maupun penderitaan. Kemarin suah lewat, di luar jangkauan kendali kita. Bahkan bila uang yang beredar di dunia dikumpulkan pun tidak akan mengembalikannya. Kita tak bisa menarik lagi satu pun tindakan yang sudah kita lakukan; tidak bisa menghapus satu pun kata-kata yang pernah kita ucapkan; dan tidak bisa meralat sebuah kesalahan yang terlanjur terjadi. Kemarin sudah lewat jauh di belakang. Biarlah ia pergi dengan tenang.

Hari lain yang juga tidak perlu kita khawatirkan adalah besok, dengan semua “rencananya”. Begitu pula, besok juga hari yang diluar jangkauan kontrol kita langsung. Matahari tentu masih akan bersinar. Namun entah sinarnya terang benderang indahnya atau tertutup gumpalan awan, kita tidak tahu. Sampai saatnya ia muncul nanti, kita tak bisa meramal apa yang akan terjadi besok.

Dari kedua hari yang telah disebutkan di muka, tinggal satu hari lagi yang tersisa, yakni hari ini atau sekarang. Seseorang bisa memenangkan sebuah pertempuran dalam sehari. Menyesali apa yang sudah terjadi kemarin, serta memperkirakan apa yang akan muncul besok, tidak akan mendapatkan banyak manfaat. Oleh karena itu apa pun yang bisa kita kerjakan hari ini, selesaikan hari ini juga!"

Sunday, 2 June 2013

Hikmah Stalker Time Line Facebook Orang

 Ternyata ada manfaatnya juga jadi stalker TL di jejaring sosial. Berikut ini saya copas-kan 'hikmah' yang saya maksud di judul postingan kali ini. Selamat membaca dan semoga bisa mengambil positive value untuk mengoreksi posisi hidupmu saat ini.


Ada yang bilang, punya pacar perlu biar ada yang merhatiin… Itu ortu selama ini ngurusin dianggap apa ya:p (1) #pacaran

Ada juga yg bilang #pacaran biar ada yg anterin ke sana kemari… Hihihi ini pacar apa tukang ojek:p (2)

Ada yang bilang #pacaran biar ada yang bawa2in kalau pas belanja berat-berat… Hihihi jadi ingat kuli pasar:p (3)

Alasan lain #pacaran biar semangat belajar… Apa iya?:D (4)

Buat yang alasan #pacaran biar semangat belajar… Buat saya ini nggak adil bgt untuk ortu kalian. Kenapa (5)

kebersamaan dgn ortu dan begitu banyak yg sdh mereka berikan. Kenapa ortu gak cukup untuk jadi motivasi belajar? (6) #pacaran

Atau pacaran perlu biar nggak seperti beli kucing dalam karung. Kenyataannya lama #pacaran ga menjamin langgeng pernikahan (7)

Ada remaja yang jawab pas ditanya kenapa #pacaran: mumpung ada yang mau, mbak!:p (9)

Atau #pacaran karena gengsi. Yang lain sudah punya pacar kok saya belum. Kesannya nggak laku:p (10)

Satu hal, kualitas dirimu tidak ditentukan oleh apakah kamu punya pacar atau tidak:p #pacaran (11)

Punya pacar itu ada resikonya… mood naik turun. Kalau pacar ga perhatian, ga cantumin status di FB or twitter:p (12) #pacaran

Atau kalau pacar mendadak ngilang gak bisa dihubungin, ga sms… Lemes.com (13) #pacaran

Prestasimu juga tidak diukur dari berapa kali gonta ganti pacar hehehe ga dihitung pas melamar kerjaan:p (14) #pacaran

Resiko lain #pacaran siap-siap patah hati… Serius. (15)

Jadi jangan #pacaran kalau ga mau sakit hati, buang-buang waktu, air mata dan energi! (16)

Apakah resiko pacaran hny air mata?:) Ternyata tidak. Dunia #pacaran juga rentan kejahatan! Bukan nakut2in (17)

Seorg gadis, anak sulung dan tumpuan keluarga, cacat seumur hidup dianiaya pacar krn menolak berhubungan intim (17) #pacaran

Kasus paling ekstrim seorg mahasiswi yg menghilang, dan 3 bulan kemudian ditemukan di lemari pacarnya sdh mjd mayat:( (18) #pacaran

Terbukti: pada akhirnya cinta kasih ortu dan keluarga yang paling tulus. Kenapa harus mencari yang belum tentu murni? #pacaran

Manfaatkan usia muda bukan untuk #pacaran dan galau:p tapi gali potensi dan berpestasi dan mewujudkan mimpi orang tua (20)

Gunakan masa sblm nikah utk memperbaiki kualitas diri di hadapanNya. Ingat laki2 baik utk perempuan baik (21) Bisa tanpa #pacaran

Lalu benarkah #pacaran ga ada positifnya sama sekali? Well… Layakkah menempuh hal yang dilarangNya dengan alasan apapun?




Saya sempet tercengang-cengang membaca deretan kalimat-kalimat yang super di atas... swear, I was so totally surprised. Dan perlu saya tambahkan, saya baru saja memutuskan ikatan dengan seorang pacarku (now, she is my ex.) tanggal 28 Mei lalu. Yakin, bukan karena membaca serentetan kata-kata yang menohok ku dalam-dalam seperti malam ini. Bukan, karena adanya orang ketiga. Bukan karena tidak harmonis. Bukan karena LDR-an yang berkepanjangan atau pun jarang ketemuan. Bukan pula karena masalah kerewelan dengan orang tua. Yah entahlah, tiba-tiba saya merasa tidak nyaman dalam hubunganku dengannya. I dunno why. Beruntung kita tetep baik-baik, bahkan sering kasih support, nasihat, dan segala macam guyon di tengah-tengah rutinitas ku yang makin hari makin padet.Doaku untuknya, semoga tetep tegar dalam setiap keadaan hidup. Aku dan kamu adalah manusia yang tercipta di antara milyaran manusia di muka bumi. So, pray to God for ya best in life. Salam untuk DD Lova the Agent of Capricorn. Sukses...n keep in touch as always. 


with love,

ya super-cool ex, (hehehe)